Lewati ke konten utama
SatuSkola Pusat Tutorial
Tutorial/Inventaris & Pemeliharaan/Urutan yang Disarankan/Menyiapkan Barang dan Akses Inventaris

Menyiapkan Barang dan Akses Inventaris

Buat departemen, unit, kategori, item, dan pengaturan akses.

Tutorial 72 dari 97 dalam alur rekomendasi

Periksa sebelum mengikuti langkah

Sebelum Memulai

Tutorial ini wajib diselesaikan untuk menjalankan alur yang bergantung padanya.

Tidak ada tutorial lain yang wajib dibuka lebih dahulu. Pastikan akun, sekolah, dan periode yang tampil sudah benar.

Tujuan

Menyiapkan pengelompokan, satuan, barang, saldo awal, dan akses petugas sebelum transaksi inventaris dicatat.

Siapa yang menggunakan

Admin Inventaris

Di Mana Memulainya

  1. Inventory Management
  2. Departments
  3. Units
  4. Categories
  5. Items
  6. Access Control

Istilah yang Perlu Diketahui

  • Item — barang inventaris yang saldonya dipantau.
  • Minimum Stock — batas jumlah yang memicu peringatan stok rendah.
  • View & Create — akses untuk melihat serta menambahkan data pada bagian yang diberikan.

Panduan antarmuka

Tombol dan Pilihan untuk Menyiapkan Barang dan Akses Inventaris

Bagian ini menjelaskan kegunaan tombol dalam alur yang sedang dipelajari. Nama tombol tetap mengikuti tampilan aplikasi agar mudah ditemukan.

Tambah / Create

Pada langkah “Daftarkan barang inventaris”, Buka Items, pilih Create, lalu tentukan School, Name, Code, Item Type, Department, Item Category, Unit, dan Default Price. Isi merek, model, nomor seri, lokasi, serta Minimum Stock bila informasi tersebut digunakan sekolah. Pada langkah “Berikan akses kepada petugas yang tepat”, Buka Access Control, pilih School dan User, lalu pilih Departments atau Item Categories yang boleh dibuka. Pilih View untuk melihat saja atau View & Create bila pengguna juga boleh mencatat data baru. Membuka formulir untuk membuat data baru. Periksa konteks sekolah, periode, dan pemilik data sebelum mengisi.

Batas akses: Tombol hanya tampil jika akun mempunyai izin membuat data pada cakupan tersebut.

Lihat / Preview

Pada langkah “Berikan akses kepada petugas yang tepat”, Buka Access Control, pilih School dan User, lalu pilih Departments atau Item Categories yang boleh dibuka. Pilih View untuk melihat saja atau View & Create bila pengguna juga boleh mencatat data baru. Membuka rincian tanpa langsung mengubah data. Gunakan untuk memastikan data yang dipilih sudah benar.

Batas akses: Tersedia bagi pengguna yang mempunyai akses melihat.

Search / Filter

Pada langkah “Uji barang pada halaman transaksi”, Buka Stock Movements menggunakan akun uji, pilih sekolah dan jenis transaksi, lalu cari barang yang baru dibuat. Periksa nama, kode, satuan, harga awal, serta aksesnya sebelum membatalkan data uji. Mempersempit daftar tanpa mengubah data. Kosongkan penyaring jika data yang dicari tidak terlihat.

Batas akses: Hasil tetap dibatasi oleh sekolah, peran, periode, dan izin pengguna.
Perlu diketahui

Item Type, Department, Category, dan Unit menentukan cara barang dikelompokkan serta siapa yang dapat menggunakannya.

Panduan praktik

Langkah demi Langkah

Langkah 01

Siapkan pengelompokan inventaris

Yang perlu dilakukan

Buka Inventory Management. Pastikan Department untuk unit pemilik, Unit untuk satuan barang, dan Item Categories untuk kelompok barang sudah tersedia pada sekolah yang benar.

Daftar barang inventaris dengan kategori, satuan, dan stok
Form barang inventaris dengan kategori, satuan, lokasi, batas stok, dan jumlah awal
Penjelasan

Department membantu membatasi siapa yang dapat melihat atau mencatat inventaris. Unit menjelaskan cara jumlah dihitung, misalnya unit, kotak, atau meter.

Hasil yang diharapkan

Kelompok dan satuan yang diperlukan tersedia tanpa data ganda.

Langkah 02

Daftarkan barang inventaris

Yang perlu dilakukan

Buka Items, pilih Create, lalu tentukan School, Name, Code, Item Type, Department, Item Category, Unit, dan Default Price. Isi merek, model, nomor seri, lokasi, serta Minimum Stock bila informasi tersebut digunakan sekolah.

Daftar barang inventaris dengan kategori, satuan, dan stok
Penjelasan

Name dan Code wajib diisi; Code paling banyak 100 karakter. Category harus berasal dari Department yang dipilih dan Unit harus berasal dari sekolah yang sama.

Hasil yang diharapkan

Barang tersimpan pada sekolah, unit kerja, kategori, dan satuan yang benar.

Langkah 03

Catat jumlah awal saat barang dibuat

Yang perlu dilakukan

Jika barang sudah tersedia ketika didaftarkan, isi Initial Stock Date, Initial Stock Quantity, dan Initial Stock Remarks. Kosongkan jumlah awal bila stok akan diterima melalui transaksi berikutnya.

Form barang inventaris dengan kategori, satuan, lokasi, batas stok, dan jumlah awal
Penjelasan

Isian jumlah awal hanya muncul ketika barang dibuat. Nilai lebih dari nol membentuk pencatatan penambahan awal sehingga saldo mempunyai asal yang dapat ditelusuri.

Hasil yang diharapkan

Saldo awal barang sesuai dengan hasil pemeriksaan fisik dan mempunyai tanggal serta catatan.

Langkah 04

Berikan akses kepada petugas yang tepat

Yang perlu dilakukan

Buka Access Control, pilih School dan User, lalu pilih Departments atau Item Categories yang boleh dibuka. Pilih View untuk melihat saja atau View & Create bila pengguna juga boleh mencatat data baru.

Daftar barang inventaris dengan kategori, satuan, dan stok
Form barang inventaris dengan kategori, satuan, lokasi, batas stok, dan jumlah awal
Penjelasan

Pengguna harus terkait dengan sekolah yang dipilih. Berikan hanya bagian inventaris yang menjadi tugasnya agar data unit lain tidak terbuka tanpa kebutuhan.

Hasil yang diharapkan

Akun uji hanya melihat kategori atau unit kerja yang diberikan dan hanya memperoleh tindakan yang sesuai.

Langkah 05

Uji barang pada halaman transaksi

Yang perlu dilakukan

Buka Stock Movements menggunakan akun uji, pilih sekolah dan jenis transaksi, lalu cari barang yang baru dibuat. Periksa nama, kode, satuan, harga awal, serta aksesnya sebelum membatalkan data uji.

Daftar barang inventaris dengan kategori, satuan, dan stok
Form barang inventaris dengan kategori, satuan, lokasi, batas stok, dan jumlah awal
Penjelasan

Barang yang tidak muncul biasanya terkait sekolah, Department, Category, status, atau akses pengguna yang belum sesuai.

Hasil yang diharapkan

Barang siap digunakan dan petugas yang berwenang dapat memilihnya.

Aturan Penting dan Masalah Umum

  • Name dan Code wajib diisi; Code paling banyak 100 karakter.
  • Category harus berada pada Department yang dipilih dan Unit harus berada pada sekolah yang sama.
  • Initial Stock hanya tersedia ketika Item dibuat.
  • Category Access hanya dapat diberikan kepada pengguna yang terkait dengan sekolah tersebut.