Yayasan Cakrawala
Arah bersama · akses sesuai kewenangan · laporan lintas sekolah
Platform operasional sekolah yang terhubung
Satukan akademik, data murid, SDM, keuangan, operasional, layanan sekolah, dan berbagai modul lainnya dalam platform yang mengikuti cara kerja sekolah serta berkembang bersama yayasan.
Satu yayasan. Semua sekolah. Satu platform.
Data contoh sintetis
Kerangka SatuSkola
Bahasa inti ini menjelaskan bagaimana SatuSkola dirancang: menyesuaikan kebutuhan yang didukung, menghubungkan konteks, dan menjaga pekerjaan sekolah tetap mudah dijalankan saat lembaga berkembang.
Isian tambahan, templat, format, dan pengaturan yang didukung dapat mengikuti kebutuhan sekolah.
Rekam utama dapat digunakan kembali oleh bagian kerja terkait sesuai relasi dan izin.
Cakupan produk membentang dari pembelajaran hingga layanan, administrasi, dan operasional sekolah.
Skola AI membantu pekerjaan akademik yang didukung dengan draf yang tetap ditinjau pengguna.
Platform yang sama dapat melayani satu sekolah atau banyak sekolah dengan cakupan akses yang sesuai.
Ruang kerja dan konteks yang terhubung dapat mengurangi pencatatan ulang serta membantu tim berfokus pada pekerjaan yang lebih bernilai.
Ruang kerja kontekstual membantu pengguna menemukan tindakan penting tanpa menelusuri seluruh platform.
Dari yayasan hingga kelas
Pimpinan mendapat gambaran lintas sekolah sesuai kewenangan. Setiap sekolah tetap memiliki pengguna, ruang lingkup data, pengaturan, dan tanggung jawabnya sendiri.
Arah bersama · akses sesuai kewenangan · laporan lintas sekolah
Kurikulum dan pengaturan sendiri
Pengguna dan cakupan data sendiri
Operasional dan tanggung jawab sendiri
Satu ekosistem
Contoh alur di bawah memperlihatkan bagaimana data dipakai kembali tanpa pencatatan berulang. Ini hanya sebagian kecil dari hubungan yang tersedia di SatuSkola.
Akses portal dan layanan mengikuti hubungan serta kewenangan pengguna.
Penugasan dan cakupan sekolah menentukan kelas yang dapat dilihat.
Pencatatan jurnal mengikuti konfigurasi akun dan proses pembayaran yang digunakan.
Setiap pengguna hanya melihat sekolah dan tindakan yang diizinkan.
My Classroom
Jadwal, rencana, asesmen, dan tindak lanjut hadir sesuai konteks mengajar—bukan sebagai daftar menu yang harus dicari satu per satu.
Lengkap tidak harus rumit.Lihat sesi, rencana yang tersedia, pekerjaan selesai, dan sesi yang masih perlu disiapkan.
Tinjau rencana per hari dan pastikan setiap sesi memiliki konteks yang dibutuhkan.
Baca ringkasan asesmen kelas dan temukan murid yang perlu ditindaklanjuti.
Nyaman di setiap layar
SatuSkola menata ulang tampilan untuk laptop, tablet, dan ponsel. Informasi dan tindakan penting tetap mudah dibaca, bukan sekadar mengecilkan tampilan komputer.
Tangkapan nyata dari aplikasi pada empat ukuran dan orientasi layar
Ringkasan, navigasi, dan daftar pelajaran tampil bersama agar guru dapat melihat pekerjaan hari itu secara menyeluruh.
Kartu pelajaran mengalir ke bawah dengan ruang sentuh yang nyaman dan konteks tugas yang tetap utuh.
Navigasi dan isi menata ulang ruang agar peninjauan lebih luas tanpa memadatkan tindakan penting.
Sesi, status rencana, dan pekerjaan yang perlu disiapkan tersusun sebagai kartu yang mudah dipindai.
Skola AI
Skola AI menggunakan konteks akademik yang sedang dibuka, lalu menghasilkan draf yang tetap harus ditinjau pengguna.
Lebih sedikit instruksi ulang. Lebih banyak konteks.
Pengaturan yang mengikuti kebutuhan sekolah
Setiap sekolah memiliki struktur, data, peran, keluaran, dan cara kerja yang berbeda. SatuSkola menyediakan pengaturan nyata pada bagian yang didukung, sehingga sekolah tidak dipaksa mengikuti satu pola yang kaku.
Buat kolom tambahan pada bagian yang didukung, misalnya untuk data murid, pegawai, perencanaan, kesehatan, alumni, kegiatan, dan kunjungan rumah.
Kombinasikan menu, kepemilikan data, tindakan, dan cakupan sekolah sesuai tanggung jawab organisasi.
Persetujuan supervisor dapat diwajibkan untuk penghapusan jenis catatan yang didukung; ini bukan mesin alur kerja universal.
Atur keluaran yang didukung seperti format rapor, templat rencana, penomoran surat, kartu identitas, dan slip gaji.
Pindahkan data melalui format yang didukung dan batasi siapa yang dapat melihat atau mengelola setiap bagian.
Sekolah dapat mempertahankan pengguna, pengaturan, struktur akademik, dan ruang lingkup datanya sendiri.

Nama, kode, bahasa, zona waktu, tampilan, dokumen, dan pengaturan dasar dapat mengikuti setiap unit sekolah.

Pengelola dapat menentukan nama, jenis isian, urutan, kewajiban, status aktif, dan sekolah yang menggunakannya.

Sekolah dapat menentukan kapan penghapusan data tertentu memerlukan persetujuan atasan. Ini bukan sistem persetujuan untuk semua proses.
Pengaturan menangani variasi yang sudah didukung. Jika kebutuhan baru muncul, susunan SatuSkola yang terdiri atas berbagai modul memungkinkan fungsi tambahan dikembangkan tanpa mengganti seluruh sistem yang sudah berjalan.
Peran dan hak akses
Peran di bawah ini hanya contoh umum, bukan batasan sistem. Pengelola sistem dapat menyusun kombinasi akses sesuai bagian kerja, kepemilikan data, tindakan, dan sekolah yang menjadi kewenangan pengguna.
Tata kelola yang nyata
Lingkungan data dipisahkan antar-yayasan. Di dalam yayasan, cakupan sekolah, peran, penugasan, dan izin menjaga tanggung jawab tetap jelas.
Jelajahi SatuSkola
Lihat bagian kerja utama yang sudah tersedia dalam platform, dikelompokkan mengikuti pekerjaan sekolah.
Dari struktur kurikulum hingga pekerjaan harian guru.
Data murid dari penerimaan hingga akses keluarga.
Data pegawai, pengembangan, dan kompensasi dalam satu konteks.
Tagihan murid dan pembukuan yang dapat ditelusuri.
Layanan harian sekolah berbagi konteks dengan data utama.
Kegiatan, komunikasi, dan hubungan setelah kelulusan.
Kendali atas sekolah, akses, data, dan keluaran.
Dari struktur kurikulum hingga pekerjaan harian guru.
Data murid dari penerimaan hingga akses keluarga.
Data pegawai, pengembangan, dan kompensasi dalam satu konteks.
Tagihan murid dan pembukuan yang dapat ditelusuri.
Layanan harian sekolah berbagi konteks dengan data utama.
Kegiatan, komunikasi, dan hubungan setelah kelulusan.
Kendali atas sekolah, akses, data, dan keluaran.
Dibangun untuk berkembang
Ketika jumlah murid, pengguna, data, modul, sekolah, dan kebutuhan laporan bertambah, SatuSkola membantu lembaga mempertahankan cara kerja yang tertata tanpa mengulang pembangunan sistem atau menambah beban administrasi secara tidak perlu.
Mulai dari modul yang paling dibutuhkan, misalnya akademik dan data murid, lalu tambahkan berbagai modul lain secara bertahap.
Perluas penggunaan ke SDM, keuangan, layanan, administrasi, operasional, dan kebutuhan sekolah lainnya.
Tambahkan sekolah dan pengguna sambil mempertahankan identitas, pengaturan, dan cakupan data masing-masing.
Investasi sesuai kebutuhan
Kami mempelajari kebutuhan sekolah atau yayasan terlebih dahulu. Pembahasan investasi mempertimbangkan nilai operasional yang ingin dicapai, kesiapan penerapan, dan bagian yang memang dibutuhkan—bukan paket yang dipaksakan.
Melihat nilai secara utuh
Spreadsheet yang terpisah, pencatatan berulang, laporan yang menunggu disusun, dan informasi yang bergantung pada satu orang juga memiliki biaya. SatuSkola membantu mengubah beban tersebut menjadi alur yang lebih terhubung, terlihat, dan dapat digunakan kembali.
Informasi yang sama dapat digunakan dalam konteks kerja yang terhubung, sehingga tim tidak terus menyalin dan menyusun ulang data antarbagian.
Pekerjaan rutin menjadi lebih ringan sehingga tenaga dan waktu dapat diarahkan ke peninjauan, pelayanan, dan keputusan yang lebih bernilai.
Catatan yang lebih terpusat mengurangi waktu menunggu pengumpulan berkas, penggabungan spreadsheet, dan penyusunan informasi secara manual.
Sesuai kewenangan, pimpinan dapat meninjau informasi sekolah dari jarak jauh, memantau lebih cepat, dan tidak sepenuhnya bergantung pada laporan lisan atau kertas.
Sudut pandang investasi: nilai SatuSkola tidak hanya berada pada fitur yang digunakan hari ini, tetapi pada beban administrasi yang berkurang, koordinasi yang membaik, informasi yang lebih cepat tersedia, serta kemampuan lembaga untuk berkembang dengan kendali yang tetap jelas.
Mulai dari kebutuhan utama, lalu tambahkan modul lain saat sekolah siap.
Perkiraan jumlah murid membantu menentukan ruang lingkup layanan yang sesuai.
Jumlah sekolah, kebutuhan pendampingan, kesiapan data, dan tingkat kerumitan operasional ikut dipertimbangkan.
Ketersediaan uji coba, harga khusus, dan dukungan penuh mengikuti hasil konsultasi, kesiapan penerapan, serta ketentuan program yang berlaku.
Konsultasikan kebutuhan sekolah Anda
Ceritakan kondisi, prioritas, dan rencana sekolah atau yayasan Anda. Kami akan membantu melihat modul dan langkah awal yang paling relevan.