Lewati ke konten utama
SatuSkola Pusat Tutorial
Tutorial/Komunikasi/Urutan yang Disarankan/Mencatat dan Menindaklanjuti Persuratan

Mencatat dan Menindaklanjuti Persuratan

Buat kategori dan urutan penomoran sebelum mencatat surat masuk/keluar.

Tutorial 85 dari 97 dalam alur rekomendasi

Periksa sebelum mengikuti langkah

Sebelum Memulai

Tutorial ini disarankan agar pekerjaan berikutnya lebih tertib dan mudah diperiksa.

Tujuan

Menyiapkan kategori dan nomor, lalu mencatat surat masuk atau keluar beserta dokumen serta tindak lanjutnya.

Siapa yang menggunakan

Petugas Administrasi

Di Mana Memulainya

  1. Correspondence
  2. Incoming Letters
  3. Outgoing Letters
  4. Letter Categories
  5. Document Numbering

Istilah yang Perlu Diketahui

  • Agenda Number — nomor urut internal untuk menelusuri surat.
  • Letter Number — nomor yang tertulis pada dokumen surat.
  • Format Pattern — susunan nomor otomatis menggunakan penanda tahun, bulan, arah, awalan, dan nomor urut.

Panduan antarmuka

Tombol dan Pilihan untuk Mencatat dan Menindaklanjuti Persuratan

Bagian ini menjelaskan kegunaan tombol dalam alur yang sedang dipelajari. Nama tombol tetap mengikuti tampilan aplikasi agar mudah ditemukan.

Tambah / Create

Pada langkah “Siapkan kategori surat”, Buka Communications → Correspondence → Letter Categories, pilih Create, lalu tentukan School, Name, Sort Order, Description, dan status Active. Pada langkah “Catat surat masuk atau surat keluar”, Buka Incoming Letters atau Outgoing Letters, pilih Create, lalu isi School, Agenda Number bila tidak ingin dibuat otomatis, Letter Number, Subject, Sender atau Recipient, Letter Date, Date Received atau Date Sent, Category, Priority, dan Status. Membuka formulir untuk membuat data baru. Periksa konteks sekolah, periode, dan pemilik data sebelum mengisi.

Batas akses: Tombol hanya tampil jika akun mempunyai izin membuat data pada cakupan tersebut.

Export / Download

Pada langkah “Tambahkan dokumen dan tindak lanjut”, Unggah lampiran PDF atau gambar maksimal 10 MB bila ada, lalu isi Notes. Pilih Assign to Pegawai, Follow-up Due Date, Related Letter, Linked Pegawai, atau Linked Murid hanya jika hubungan tersebut membantu tindak lanjut. Menghasilkan file dari data dan penyaring yang sedang dipilih. Periksa periode serta cakupan sebelum mengunduh.

Batas akses: File dapat berisi data terbatas; simpan dan bagikan hanya kepada pihak berwenang.

Import / Unggah

Pada langkah “Tambahkan dokumen dan tindak lanjut”, Unggah lampiran PDF atau gambar maksimal 10 MB bila ada, lalu isi Notes. Pilih Assign to Pegawai, Follow-up Due Date, Related Letter, Linked Pegawai, atau Linked Murid hanya jika hubungan tersebut membantu tindak lanjut. Memasukkan banyak data dari berkas sesuai templat. Periksa hasil validasi sebelum menerapkan perubahan.

Batas akses: Gunakan berkas fiktif saat latihan dan jangan unggah data sensitif ke lingkungan yang salah.

Search / Filter

Pada langkah “Periksa nomor, status, dan hubungan surat”, Cari surat berdasarkan agenda, nomor, perihal, atau pihak. Periksa status Menunggu (Pending), In Progress, Completed, atau Archived serta surat balasan dan dokumen yang terhubung. Mempersempit daftar tanpa mengubah data. Kosongkan penyaring jika data yang dicari tidak terlihat.

Batas akses: Hasil tetap dibatasi oleh sekolah, peran, periode, dan izin pengguna.
Perlu diketahui

Agenda Number dapat dibuat otomatis ketika dikosongkan. Letter Number tetap digunakan untuk nomor yang tercantum pada surat asal.

Panduan praktik

Langkah demi Langkah

Langkah 01

Siapkan kategori surat

Yang perlu dilakukan

Buka Communications → Correspondence → Letter Categories, pilih Create, lalu tentukan School, Name, Sort Order, Description, dan status Active.

Form surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, perihal, dan dokumen
Penjelasan

Kategori membantu petugas mencari serta melaporkan surat. Hanya kategori aktif dari sekolah yang dipilih yang tersedia pada formulir surat.

Hasil yang diharapkan

Kategori surat tersedia tanpa nama ganda yang membingungkan.

Langkah 02

Atur penomoran surat

Yang perlu dilakukan

Buka Document Numbering, pilih School, arah Incoming atau Outgoing, Year, Format Pattern, Number Padding Width, Last Issued Number, dan Reset Period. Isi Prefix atau Direction Code bila dipakai dalam pola.

Form surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, perihal, dan dokumen
Penjelasan

Format dapat memakai {NUMBER}, {YEAR}, {YEAR2}, {MONTH}, {MONTH-ROMAN}, {PREFIX}, dan {DIRECTION}. Jangan mengubah Last Issued Number tanpa memeriksa nomor yang sudah terbit.

Hasil yang diharapkan

Contoh nomor berikutnya sesuai format dan tidak mengulang nomor lama.

Langkah 03

Catat surat masuk atau surat keluar

Yang perlu dilakukan

Buka Incoming Letters atau Outgoing Letters, pilih Create, lalu isi School, Agenda Number bila tidak ingin dibuat otomatis, Letter Number, Subject, Sender atau Recipient, Letter Date, Date Received atau Date Sent, Category, Priority, dan Status.

Daftar surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, dan status
Form surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, perihal, dan dokumen
Penjelasan

Subject dan pihak pengirim atau penerima wajib diisi. Agenda Number yang dikosongkan dibuat dari aturan penomoran sekolah serta arah surat.

Hasil yang diharapkan

Surat mempunyai nomor agenda, arah, pihak, tanggal, dan status yang benar.

Langkah 04

Tambahkan dokumen dan tindak lanjut

Yang perlu dilakukan

Unggah lampiran PDF atau gambar maksimal 10 MB bila ada, lalu isi Notes. Pilih Assign to Pegawai, Follow-up Due Date, Related Letter, Linked Pegawai, atau Linked Murid hanya jika hubungan tersebut membantu tindak lanjut.

Daftar surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, dan status
Form surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, perihal, dan dokumen
Penjelasan

Lampiran disimpan secara privat. Pegawai, murid, dan surat terkait hanya dipilih dari sekolah yang sama.

Hasil yang diharapkan

Petugas yang bertanggung jawab dan batas tindak lanjut dapat diketahui dari surat.

Langkah 05

Periksa nomor, status, dan hubungan surat

Yang perlu dilakukan

Cari surat berdasarkan agenda, nomor, perihal, atau pihak. Periksa status Menunggu (Pending), In Progress, Completed, atau Archived serta surat balasan dan dokumen yang terhubung.

Daftar surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, dan status
Form surat masuk dengan nomor, pengirim, tanggal, perihal, dan dokumen
Penjelasan

Gunakan Archived untuk surat yang sudah tidak aktif tetapi jejaknya masih harus disimpan. Jangan membuat surat kedua hanya untuk memperbaiki status.

Hasil yang diharapkan

Riwayat persuratan dapat ditelusuri tanpa membuka lampiran kepada pihak yang tidak berwenang.

Aturan Penting dan Masalah Umum

  • Subject dan Sender atau Recipient wajib diisi.
  • Lampiran hanya menerima PDF atau gambar maksimal 10 MB dan disimpan privat.
  • Category, pegawai, murid, dan surat terkait dibatasi pada sekolah yang dipilih.
  • Mengubah Last Issued Number dapat menyebabkan nomor berikutnya bertabrakan dengan nomor lama.